Ngopi Lintong bersama Presiden Joko Widodo.

Ngopi Lintong bersama Presiden Joko Widodo.

122
0
SHARE
Bersama Bapak Presiden Ir.Joko widodo di Istana Bogor

 

Jumat , tanggal 29 September, malam, jam 20.30 ada bunyi telephone ,nomor baru.Rupanya ada telp dari staff kepresidenan. untuk konfirmasi, apa bisa berangkat ke istana bogor dan harus tiba diistana sebelum tanggal 01 Oktober? Info yang sangat tiba tiba. Eh..rupanya kami masuk daftar resmi yang diundang ke istana Bogor untuk ngopi bareng dengan pak Jokowi.

Tidak ada Bandara Silangit, tidak ada kesempatan ngopi bareng pak Jokowi. Thanks for Silangit

Malam itu , kami sebenarnya masih ada cara perpisahan dengan 7 orang petani petani dari Philipina di Pantai bulbul balige, mereka sedang belajar kopi di KSU POM Humbang Coop, desa Nagasaribu dari tanggal 25-30 Oktober.  Sungguh jadwal yang sangat padat dan sulit di putuskan. Kalau saya boleh milih, dan demi komitmen saya akan bersama sahabat petani dari Philipina , dan tidak jadi ke Istana. Tapi Tuhan sudah mengatur waktu saya nampaknya, Bandara Silangit ada penerbangan langsung ke Jakarta. semua berjalan dengan lancar, tamu kami dari Philipina berangkat pagi untuk transit di Medan, dan saya berangkat sore ke Jakarta dengan mulus..Seyogianya kami diundang 2 orang cuman karena ada halangan,sahabat saya Isner Manalu, tidak bisa berangkat bareng sama saya.

Hotel Salak dibangun pada tahun1856 , sebagai rumah kediaman tamu di Istana Bogor.

Sampai di Jakarta sudah jam 08.00 dan langsung cari taksi ke Bogor dan baru bisa sampai di bogor di hotel salak The Heritage  jam 11.00 malam yang sudah duluan di booking panitia. anyway, semua biaya tiket pesawat dan 2 malam di hotel salak ini, tanggung pribadi lho…demi jumpa pak Jokowi….hehehehe

Pagi jam 09.00 Wib, kami berangkat dari Hotel salak, bersama panitia pendamping yang kebanyakan masih mahasiswa, Hotel salak tepat di belakang Istana Bogor, dan kami langsung masuk check in sampai 2 lapis dan super ketat, harus berpakaian rapi, tidak boleh pakai topi, tidak boleh bawa mobile phone, kamera, apalagi senjata tajam,hehehe…Kami hanya diperbolehkan bawa peralatan kopi, sample kopi dan brosur brosur. Paspampres ring- 1 nya tegap tegap, sedikit sangar tapi sangat ramah.

Istana Bogor, Ruang Garuda, Biasa dipakai sebagai tempat acara resmi kenegaraan

Kami masuk ruang Garuda dan merapikan peralatan ngopi di stand kami yang sudah dipersiapkan oleh panitia. Karena acara ngopi akan dimulai sore jam 15.30 s/d 17.00 Wib, maka semua persiapan ngopi harus sudah siap, begitu kata panitia.Perasaan semakin berdebar debar senang, mengingat pak Jokowi akan mampir ke stand kami masing masing sesuai yang dijanjikan oleh panitia. Saya kebetulan berada di stand ke 2 sebelah pintu masuk…waduh!!!! “harus memberikan yang terbaik tentunya, pikirku, berbunga bunga”

Kenapa kami diundang ke Istana Bogor? 

Photo Bersama Pegiat, Pelaku,Pemerhati Hulu Hilir Kopi Nusantara Bersama Pak Jokowi dan Beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu

Tanggal 1 Oktober adalah Hari kopi Nasional dan International Coffee Day. Ada miliaran petani kopi di dunia,dan sejuta lebih petani kopi di indonesia yang hidup dari Kopi ( Coffee) ditambah dengan miliaran stakeholder kopi dan ratusan miliar peminum dan penikmat kopi dipenjuru dunia. Tidak salah bahwa Kopi adalah sebagai produk dunia terpopuler setelah minyak bumi,
Sejak di temukan 3000 tahun lalu (1000SM) di negara Ethiopia, kopi telah di budidayakan di lebih 50 negara dunia. Salah satunya Indonesia, yang masuk pertama kali pada tahun 1669 di Jawa, ke daerah sumatera,kawasan danau toba sendiri kopi masuk tahun 1888 dan sekarang , hampir kepulauan indonesia, tanaman kopi sudah dibudidayakan, dan kopi dari indonesia sangat terkenal,didunia karena semua kopi specialty (kopi dengan aroma dan rasa yang istimewa, diatas kopi rata-rata pada umumnya, ber kwalitas premium). Sekarang indonesia adalah produsen kopi terbesar ke- 4 dunia setelah Kolombia, Vietnam dan Brazil. dengan produksi kopi 691.000 ton (tahun 2016). Sungguh perjalanan yang sangat panjang. oleh karena itu,
KOPI ….Sangat pantas untuk di rayakan****

Diskusi santai bersama semua pelaku usaha kopi di beranda Istana Bogor

Dalam rangka Hari Kopi Nasional ini, Bapak Presiden Joko Widodo mengundang para penggiat kopi nusantara dalam acara “Ngopi Sore Bersama” di Istana Bogor, Minggu (1/10/2017). Tamu yang hadir pun cukup banyak, mulai dari Petani, Pengusaha, Barista, sampai artis-artis ternama.

Stand Kopi Arabika Sumatera Lintong, dekat pintu masuk Istana Bogor

Kami (13 orang) adalah utusan dari Nusantara (semua dari Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) di daulat sebagai BARISTANA ( Barista Istana) untuk menyajikan kopi terbaik Nusantara kepada Bapak Presiden dan untuk semua undagan .

Menyajikan Kopi Lintong kepada Komandan Paspampres, Banyak anggota Paspampres di stand kopi lintong, dimana ada cerita menarik dengan anggota Paspampres …

Ada Kopi Arabika Sumatera Lintong dari Humbang Hasundutan, Kopi Liberika Tungkal Jambi, Kopi Sumatera Simalungun, Kopi Arabika Pulo Samosir, Kopi Arabika Solok, Kopi Arabika Jawa Preanger,Kopi Robusta Pinogu, Gorontalo.
Sebagai utusan dari Kabupaten Humbang Hasundutan, atas ijin Bupati Humbang Hasundutan, suatu kehormatan bisa menyajikan kopi terbaik dari Humbang Hasundutan kepada bapak Presiden dan tamu undangan “Kopi Arabika Sumatera Lintong ” yang kami bawa dan olah dengan racikan special dari varietas, sigarar utang, lasuna, onan ganjang, Djember dan wild kopi luwak yang diproses oleh team profesional UKM dari KSU POM HUMBANG COOP -Nagasaribu dan UKM Jo & Ke pimpinan bapak Isner Manalu, yang bergabung dalam wadah MASPEKAL ( Masyarakat Pemerhati Kopi Arabika Sumatera Lintong )

Team BARISTANA ( Barista Istana) dengan Bapak Triawan Munaf Kepala Badan Ekonomi Kreatif ( BE KRAF)

Dalam acara ngopi bareng bersama Presiden turut juga hadir dan menikmati kopi Nusantara: Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki; Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf; Pendiri Mahaka Group, Erick Thohir, Penulis Buku Dewi Lestari atau yang akrab disapa Dee Lestari, pengusaha kopi sekaligus aktor, Nino Fernandez; dan dua pemeran utama film Filosofi Kopi, yakni Chico Jericho dan Julie Estelle.

Chico Jericho dan Julie Estelle, dua pemeran utama film Filosofi Kopi,

Terima Kasih sebesar besarnya kami sampaikan kepada Bapak Presiden RI Bapak Joko Widodo, atas undangan special dan sudah menikmati kopi Nusantara terkhusus kopi Sumatera Lintong, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BE KRAF) bapak Triawan Munaf dan team dan fasilitas dan panduannya selalu, kepada saudara/i Team BARISTANA ( Barista Istana) atas kolaborasi menjamu tamu, Kepada Bapak Bupati Humbang Hasundutan, atas ijin untuk bisa memberikan yang terbaik dalam acara ini.
Kopi Sumatera Lintong sudah menembus Istana

Petani Kopi Lintong masuk TVRI

dan terakhir kepada bapak di ring 1 ,Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang selalu setia menemani kami, walaupun sangat sulit menembus istana, Bapak selalu memandu kami.Bapak bapak memang keren, dan bisa tersenyum manis, apalagi setelah minum Kopi Nusantara. hehehe…….
Sukses Selalu Petani Kopi Nusantara dan Majulah INDONESI kita.
HORAS…
Ruang Garuda, Istana Bogor
Minggu, 01 Oktober 2017

Kami Punya Cerita Menarik disini….

Ada Cerita Menarik selama ngopi bareng di Istana Bogor Lho!!!

Info yang kami terima dari panitia dan Be Kraf, bahwa semua BARISTANA ( Barista Istana) dari daerah akan menyajikan langsung kepada pak Jokowi secara langsung di stand masing masing dan acara diskusi bareng…hehehehehe…. rupanya jam 3 sore kami masuk Ruang Garuda, sudah pada sesak dengan insan pers, media dan pengusaha, pedagang, pemilik cafe dan banyak lah….

artinya kami dari daerah bertugas hanya untuk menyajikan kopi doang……waktu bergulir sangat cepat, sambil menyajikan kopi lintong kepada tamu tamu yang mampir distand ku, dimana saya single fighter dan rata rata dari daerah 2 orang di stand masing masing….saya mulai berpikir bahwa dalam acara ini, pasti pak Jokowi tidak akan mampir ke stand saya….dan mencoba mencari info dan akal, karena sadar betul bertemu dan bersalaman langsung dengan pak Jokowi dan harus ada photonya untuk bergaining power lah..pasti tidak ada lagi, karena menurut feeling saya bagian protokoler istana punya versi sendiri dan panitia..hehehehe..  Saya langsung pakai pakaian kebesaran saya pake Sortali ” Sumatera Lintong Coffee” di kepala dan tangan serta ulos…dimana sebelumnya kami semua utusan daerah disuruh pakaian dinas hitam dengan logo BE KRAF. Ide cemerlang muncul dan banyak ngopi ngopi lah di stand ku….banyak dari awak media dan anggota Paspampres…akalku muncul buat semacam seyembara” nanti kalau ada awak media yang bisa photo ku dengan pak Jokowi, aku kasih hadiah kopi lintong gratis!!!! kami kan ga bisa bawa kamera, pasti harus minta tolong sama awak media. Tapi disatu sisi, harus minta tolong juga sama anggota paspampres ” pak, nanti kalau nanti aku dekat sama pak Jokowi,jangan ketat ya,,aku kasih oleh oleh kopi lintong pak” pintaku tersenyum….”aman”kata beberapa anggota Paspampres yang selalu saya ladeni dengan senyum…

Saya tahu dari anggota Paspampres bahwa pak Jokowi akan pulang sebelum jam 18,00. karena malam itu, ibu Iriana akan ulang tahun…Oh.!!! “acara sudah mau habis photo ga ada..” pikirku semakin cemas.  teman teman dari daerah pun sudah mulai ga enak perasaanya saya lihat, karena semua punya misi yang sama, photo bareng sama Pak Jokowi..

Ting. jam 17.40 .Panitia bilang supaya segera ke tangga ruang garuda Istana Bogor, untuk photo bersama….Saya Langsung turun ketangga nomor 2 diengah tengah, karena pasti pak Jokowi akan berdiri di depan tangga 1, dan benar semua pada sibuk selfie dan berebut tempat… dan sehabis photo bareng saya melirik mbak Marrysa ,Citilink Infligt Magz yang sudah saya goda di stand kopi lintong hehhehehe….dan mbak marrysa langsung teriak “Pak Jokowi ? Pak Jokowi ? ini petani dari Sumatera mau photo? ” Pak Jokowi langsung stop dan menyalam saya, dari danau toba ya!!! ia Pak….Jokowi, Ada pesan dari petani saya untuk memberikan Kopi Lintong kepada pak Jokowi” imbuhku. Pak Jokowi tersenyum, dan bilang terima kasih ya!!!!.Lalu sambil pegang erat tangan pak Jokowi, Saya bilang “terima kasih atas perhatiannya untuk membangun danau toba pak.!!”  Pak Jokowi bilang ” ya..harus bisa menjadi mensejahterakan rakyat ya.. imbuhnya..

Mbak Marysa langsung Jepret saya, dan anggota paspampres langsung senyum senyum sama saya,,,mungkin pikirnya ” nampak kali kau Batak ( Banyak Taktik) hehehehe

Hati puas dan Bahagia, dan langsung minta email nya mbak Marysa dan tak luput kasih kado souvenir Kopi Lintong sama Mbak Marysa dan Anggota Paspampres…..Aman…..

 

Photo Kredit: Biro Press Setpres, BE KRAF dan Team, Photo pribadi bersama presiden atas kebaikan mbak Marrysa dari Citilink Infligt Magz dan pemilik poeticpicture, Bang Dani Purba Wartawan NET TV.

Bagi Photografer yang mau memberikan photo kami waktu acara ngopi bareng dengan Presiden, akan kami apresiasi dengan kopi #sumateralintongcoffee . Maklum sesuai standart dari Ring1 Paspampres, Kami dilarang membawa camera dan HP. Terima Kasih.