America, I’m coming ( iLEAP Training)

America, I’m coming ( iLEAP Training)

2002
2
SHARE

Begitu banyak orang yang bermimpi bisa berkunjung ke Amerika atau United States of Amerika (USA) . atau mau sekolah, ke negeri “Uncle Sam” Paman Sam atau negeri amangboru Barack Obama ini. Salah satunya, pasti saya dong.

Ah..tidak  mungkin deh!, “gimana caranya, apa bisa kesana dengan modal dengkul, atau apa saya harus jual semua tanah kami di Batuharang sana?” ………………tidak mungkin,,,,,

1233425_10202217554708148_1008318900_n

itu ketika aku berangan-angan 15 tahun lalu ketika semakin banyak aku kenal orang amerika yang berkungjung ke lintong untuk membeli Kopi Lintong yang terkenal itu………

pennwell.web.420.196
“living on a jet plane”

Tepatnya, 1 may 2013. Saya dapat email dari Dr.Brit  Yamamoto, Executive Director iLEAP, yang isinya “ You’ve been  accepted as a fellow for the fall 2013 ilEAP International Fellowship”  kira kira artinya  saya diterima sebagai peserta Program Internasioanl iLEAP 2013”   seperti mimpi disiang bolong…..diundang ke USA untuk training, perasaan senang, bangga bercampur aduk…

Ops.!!!! tapi harus ada proses lagi yang harus dilalui, VISA……???? Waktu itu harus aplikasi B1 Business Visa. Visa yang bisa digunakan untuk program training , tetapi dengan visa ini dilarang untuk mencari pekerjaan dan upah selama di USA.

Rupanya tidak semudah yang saya perkirakan bisa ke USA, Oh!! mungkin bisa saja saya jual tanahku,dapat US$ xxxxx…rupanya bukan persoalan duit dan wajah keren rupanya kesana ( disini pengalaman cara mengurus visa ke USA http://www.ganisilaban.com/2016/02/28/cara-mendapatkan-visa-non-imigran-ke-amerika-usa/

Lalu aku berangkat ke kedutaan Besa USA di Jl. Medan Merdeka Selatan No. 3 – 5, Jakarta untuk wawancara, dimana sebelumnya saya harus mengisi aplikasi visa via internet dan harus transfer dana ke Bank Permata Rp. 1.680.000 sebelum ditetapkan jadwal  wawancara, dimana kalau wawancara gagal….uang juga hangus..hehehe

Dengan membawa photo copy tiket pesawat sebesar US$.1.748.32 round trip, pasport dan dokumen lain serta membawa “surat sakti” dari iLEAP dan dari 3 senator (anggota DPR) dari kota Seattle, cukup membuat saya PeDe , dan membuat pe wawancara yang rata-rata orang amerika dan juga teman-teman yang aplikasi waktu itu, bingung..!!! Mungkin dalam hati bilang ” kok!, teman ini, langsung dapat “Kertas putih” ya!!” ( kertas putih artinya Visa saya di terima), padahal mukanye orang kampung, dan keringat-keringat lagi” waktu itu teman-teman saya memang rata-rata orang keren, ada yang mau sekolah ke Amrik, mengunjungi saudara, jalan-jalan, tapi tidak banyak yang saya lihat dapat “kertas putih”, ada yang dapat kertas kuning dengan muka kecewa..( artinya visa nya harus dipending dulu) hehehe……..!!!!

iLEAP adalah sebuah organisasi nirlaba internasional (NPO-Non Profit Organization) dengan misi untuk menginspirasi/ mambangkitkan etos kepemimpinan baru bagi para pemimpin sosial/pekerja sosial dan warga dunia melalui program kepemimpinan terpadu untuk membangkitkan kembali  harapan dan percapaian baru, serta sebagai agen perubahan sosial dunia. Insitusi ini tiap tahun mengundang 10-15 peseta yang rata-rata leader/founder di organisasinya /komunitasnya yang  berasa dari ASIA, AFRIKA dan Amerika Latin, Program ini berdurasi selama 8 minggu,waktu itu program dimulai di akhir September berakhir di pertengahan November 2013. Program yang saya ikuti namanya Internasional Fellowship (IF). iLEAP juga menghandle 8 program internasional, 4 khusus untuk program orang Jepang dan 4 untuk program internasional (global).  jadi hampir 12 bulan ada program pelatihan di iLEAP. iLEAP berlokasi di  4649 Sunnyside Ave N, Suite 400, Seattle, WA 98103 USA.

Info selanjutnya tentang iLEAP silahkan klik disini: http://ileap.org/about

iLEAP_LogoParts
logo iLEAP

Saya kemudian berangkat dengan doa  ( Borhat Mardongan Tangiang)  dan pamit di pusara kedua orang tuaku di desa Nagasaribu. Pada jumat 27 september 2013  ke medan  dimana penerbanganku dari Kuala Namu jam 08.00 Wib ke Changi- Singapura  dengan Silk air dan dilanjutkan penerbangan selama 7 jam ke Jepang dengan pesawat yang lebih besar lagi Delta Air Airbus A320  dan dari  Jepang pindah pesawat Delta yang lebih besar lagi, BOEING 777-200LR yang bisa memuat 300 an  penumpang  dengan durasi  8 jam  dari Narita ke Tacoma yang  waktu itu melewati samudra pasifik yang sangat dingin itu.

Picture10
“Perjalanan ini,terasa… sangat menyenangkan” Desa Tornaganjang-Nagasaribu- Medan-Singapura-Jepang-Seattle-USA : 13.365 Km.

Total durasi perjalanan dari  Kuala Namu International Airport-Medan – Seatle Tacoma International Airport : 17hr 5mn (atau 20hr 20mn jika ditambah dengan transit  atau menempuh sejauh  8,087 mil (13,015 km)  bisa dibayangkan jika saya berjalan kaki dari desa Nagasaribu Ke Amerika bisa 7 tahun 7 bulan lebih kurasa…..mungkin tidak balik lagi ke Nagasaribu.. Untunglah  ada Wright Bersaudara menciptakan pesawat terbang…

DSCF0089
musim gugur sudah mulai
487582_10151661719381097_2120493557_n
Dengan Dr. Britt Yamamoto, Founder iLEAP, mantan petani, jumpa petani di training iLEAP.hehehe

Tiba di Seattle,kota terbesar di wilayah Timur Laut Pasifik Amerika Serikat, terletak di negara bagian Washington ini, saya sudah ditunggu oleh  pendiri  iLEAP Dr.Britt Yamamoto, dengan big hug (pelukan) gaya amerika kami cerita –cerita tentang perjalananku sebentar. Diluar suasana agak dingin karena menjelang musim gugur di Seattle dan saya diantar ke hotel untuk istirahat…ehhh   rupanya susah tidur, saya rupanya kena Jet Lag (Mabuk pasca terbang muncul akibat perjalanan cepat lintas meridian (timur-barat atau barat-timur) jarak jauh, gangguan terhadap ritme sirkadian tubuh) yah….karena jeda waktu di indonesia-seatle terpaut 14 jam Jika di indonesia jam 01.30 hari Selasa, di Seattle masih jam 10.30 hari Senin.

1425776_10201608118138993_1891286153_n
ini semacam spirit untuk kami selama mengikuti training.
Picture8
Suasana Sharing/diskusi pagi hari

Tanggal 30 September program iLEAP  dimulai, rupanya semua peserta sebanyak 14 yang berasal dari negara-negara Afrika selatan, Rwanda, India, Indonesia, Burma, El salvador, Honduras , Guatemala dan Bolivia sudah tiba di kampus iLEAP, saya satu-satunya utusan dari Indonesia yang bukan diutus oleh pemerintah Indonesia tentunya.hehehe. Tetapi Nasionalisme saya sebagai Indonesia sangat menggelora waktu itu, ditambah dengan “Engish-Batak” saya yang cukup kental waktu itu, cukup membuat kita indonesia terkenal,,,hehehehe… teman-teman saya dan semua staff iLEAP membuat nama panggilanku Gani” the coffee man” from lintong-Indonesia. Karena tiap pagi saya selalu menservis mereka dengan racikan “kopi lintong” yang saya bawa hampir 5 kilo untuk diminum gratis-gratisan, biasalah, sambil promosi….

1380336_10151661722716097_1651693041_n
Teman-teman satu anggkatan ( Indonesia, Honduras, Elsalvador, Guatemala, Rwada : Belakang: ( Bolivia, India. Elsalvador, Burma,

Hari pertama semua peserta yang rata-rata founder dari organisasinya sudah kompak  dan kami diberi  buku panduan tentang iLEAP dan yang berhubungan dengan jadwal pelatihan, mobile phone samsung pulsa unlimited, laptop, tiket bus “Orca” yang bisa diisi ulang,kartu Asuransi.Semuanya gratis dan sorenya dijemput host family untuk homestay dirumahnya. Semua peserta tinggal di keluarga orang amerika selama 3 bulan.

Saya sendiri tinggal bersama keluarga Amerika namanya tulang Tony Case dan nantulang Betsy Hale, mereka ada 2 putri yang cantik-cantik tapi sayang, mereka tinggal di kota lain. Saya tinggal di kamar khusus tamu dan dikasih satu kunci rumah, karena kami semua sibuk, mereka juga punya aktifitas diluar rumah, tapi tiap malam kami selalu jumpa, masak bersama dan makan malam dan minum Beer…

Picture3
Rumah Host Family saya
Picture4
ini kamar ku yang jendela nya menghadap ke Danau Washington
DSCF9646
Masak bersama, adalah kegiatan rutin kami setiap malam..giliran bikin nasi goreng
Picture6
Makan malam bersama tulang Tony, Nantulang Betsy dan pariban Genevieve.

Jadi hidup bersama dengan keluarga Amerika punya kesan yang sangat luar biasa selama di Seattle. kami semua dimandirikan hidup bersama warga amerika, setiap hari berangkat dan pulang ke kampus iLEAP dan Homestay. Aplikasi google maps di Android samsung sangat berguna sekali waktu itu,untuk searching alamat dan jadwal bus yang semua sudah ter schedule rapi.

Program dimulai dari jam 09.00 s.d 17.00 setiap hari senin-jumat, makan siang di kampus iLEAP, yang kami bawa sendiri dari rumah host family, senang bisa share aneka makanan bersama teman-teman di kampus. Sabtu-minggu adalah libur, ini kami pakai untuk jalan-jalan ke hampir seluruh penjuru seattle, bersama teman ataupun host family. Hari hari biasa juga kami sering study tour ke Universitas, Museum, NGO mitra iLEAP, atau mengikuti seminar internasional, pada dasarnya semua jadwal sangat padat dan berisi.

 

20131122_085503
Nunggu Bus ke kampus
20131010_104926
gadis cantik dari El salvador, Ms.Lucre…belajar main gitar dari “the coffee man”
1376542_10201265459652745_627709623_n
“Marganjang dila”
1401168_10152034322191591_1492712818_o
selalu ada acara hiburan untuk kami

Program iLEAP dirancang khusus dalam mengisi kapasitas kami sebagai grassroot leader di komunitas kami, sangat banyak teori leaderhsip yang kami pelajari dengan banyak NGOs mitra mitra iLEAP yang cukup membuat networking kami peserta semakin luas, dan kami dipandu juga untuk mendapatkan mitra kerja dan support dari donatur dengan mempertemukan kami dengan mereka dalam acara ramah-tamah sambil makan malam,berkunjugn ke perusahan /organisasi mereka, iLEAP sangat smart dalam meramu program ini menjadi luar biasa. iLEAP Fellows mengeksplorasi tema program iLEAP seperti Kolaborasi , Kemitraan Global, Kepemimpinan , Media Digital dan Komunikasi melalui empat mode belajar : Pelatihan seminar berbasis keterampilan , Rekan belajar dan kunjungan lapangan , Refleksi pribadi,tehnik pengajaran/presentasi  dan Pembangunan kemitraan

994368_10201495217835292_1847525865_n
Ikut Konferensi internasional
578090_10151686507941097_1494680511_n
Group “Tomodachi” dari Japan, yang juga sedang mengikuti training di Seattle: Collaborasi
1377113_10201265521734297_1194451818_n
Group ” Landesa” juga sedang mengikuri training di Saattle.
20131028_140734
di Washington University

Seperti perlu diketahui, ada ratusan NGO di Seatte yang membuat program –program sejenis dengan mengundang leader, peserta dari seluruh dunia untuk mengikuti training ataupun workshop, seminar, dimana NGO-NGO ini banyak mendapat support pendanan dari perusahaan  maupun organisasi besar di Seattle seperti Bill and Melinda Gates Foundation, Seattle International Foundation, Microsof, Word Vision, Amazon, The Boeing Company, Starbuck dan banyak lagi. Kami sendiri selama 3 bulan, menghabiskan dana untuk pelatihan ini sebanyak US$ 12.500 plus onkir pesawat /orang … sekali lagi semuanya Gratiss……..amang tahe, Mauliate ma di TUHAN di basa-MI.

20131113_110209
Bersama Mr. Bill Clapp founder Seattle International Foundation, NGO ini banyak mensupport pendanaan untuk program ilEAP dan ratusan NGO lain di Dunia.
20131113_181641
Dr.Kinari Webb ( founder Health in Harmony) NGO yang punya program lingkungan dan kesehatandi Kalimantan Barat.
20131101_120934
Mengunjungi World Vision , NGO yang banyak mensupport NGO di Indonesia
1465246_10202626841494890_1660475332_n
Siapa tidak kenal dengan Bill Gates, pendiri Microsoft. kami juga study banding ke markas “Bill & Melinda Gates Foundation.
1459828_490206921094318_2014425846_n
Bersama teman-teman dari Rwanda Girls Initiative, waktu fundraising acara breakfast “woman in the world”

Setiap kesempatan dalam program iLEAP ini, saya selalu mencari mitra kerja yang berhubungan dengan kapasitas kami sebagai organisasi petani kopi di HumbangHasundutan. Gampang-gampang sulit lah!!!!.. Teman teman saya rata-rata dari organisasi yang berkutat di masalah kesehatan, penguatan dan advokasi perempuan, pendidikan saya dan teman saya dari Bolivia masuk sebagai entrepreneur lah dan ada kawan saya dari Rwanda sebagai petani.

20131030_130336
Sini Gani , aku promosikan kopi mu ” kata teman dari Afrika Selatan ini” thanks mama Mery

Selain mencari mitra kerja business dan support dari NGO untuk petani, misi saya, juga mencari donatur untuk petani kami di KSU POM HUMBANG yang sedang aplikasi untuk training leadership dan pertanian organik ke ARI –JEPANG, yang akhirnya saya bisa connect  dengan ECLA yang difasilitasi donatur-donatur ARI dari Amerika (AFARI). Selain itu dapat mitra kerja dengan teman dari teman di Seattle yang bekerja di Amazon.com, yang akhirnya produk kami bisa mampir di toko online terbesar di dunia ini.

DSCF9911
JB.Hoover , salah satu founder ilEAP dan AFARI . orang penting dalam mensupport ARI ( Asian Rural Institute) dan juga yang membantu pendanaan untuk petani KSU POM HUMBANG study ke ARI -Japan…silaturahmi ke rumahnya,sambil ngopi- lintong
20131105_144126
JB Hoover juga senang dengan pertanian organik, jadi kami sering berkunjung ke pertanian di Seattle
DSCF0001
“jelok” siap untuk Hallowen Party

Sungguh pekerjaan yang menguras tenaga dan pikiran memang, tapi semua saya lakukan dengan hati senang dan bahagia ( love to do what i do)

Oh setiap minggu, pada hari jumat, kami dikasih juga uang saku loh..US$100/orang. Untuk beli odol sikat gigi, toilet paper,atau yang berhubungan dengan keperluan pribadi…. Ternyata biaya hidup di USA itu sangat mahal kali bah…!!!! Sampai ga bisa beli apa-apa , untung kadang-kadang diundang sebagai pembicara di Universitas, biasa “ marganjang dila” tentang kehidupan kita di indonesia,lumayan lah…..nambah uang saku..hehehe…

Picture15
Kota Seattle dengan latar belakang jauh gunung “Mount Rainer”
DSCF9446
Pike Market Centre pasar tradisional di pusat kota Seattle, jutaan tourist berkunjung ke sini tiap hari. dan ini tempat fovourit saya setap pulang dari kampus, pasti singgah disini.
20131005_103202
Di Seattle banyak pulau-pulau kecil yang dihubungkan dengan jembatan panjang. latar belakang salah satu jembatan yang menghubungkan pulau dengan pulau
DSCF9757
Reflection Lake ( danau refleksi) di lereng gunung mount Rainer, gunung tertinggi dan terbesar di Seattle-Washington.
20131103_094808
Suasana pagi yang diingin di Washington Lake
DSCF9011
Salah satu sudut kota Seattle
DSCF8961
Main catur dipinggiran jalan di pusat kota Seattle
20131027_085732
“China Town” ini tempat kuliner bagi orang-orang Asia. semua ada disini
DSCF0359
Di kos-kos-an mahasiswa Seattle, ada Ian Carrict, mahasiswa Seattle yang pernah ke Lintong-Humbanghasundutan.

Ada banyak tempat yang saya kunjungi di seattle, serta berkesempatan berjumpa dengan orang-orang hebat dan juga kawan lama yang pernah jumpa di negara lain dan di indonesia. Mengikuti seminar internasional dan punya koneksi internasional yang sangat luas, dan sejuta kenangan manis di kota hujan  Seattle ini, sungguh anugerah yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya. Saya hanya bisa berkata,” Terima Kasih Tuhan atas semua pemberian-Mu”  semoga berkat ini semua bisa salurkan bagi orang lain yang membutuhkan dan bagi orang belum punya kesempatan seperti saya.

1471737_10201608120539053_280619678_n
Presentasi, itu biasa, hampir tiap hari
994663_10151719198936097_1532837374_n
Banyak program di iLEAP, dan selalu diiringi performance musik dan lagu dari team kami lho…
1398201_10151627789536097_338679128_o
My Work, My Mission and Vission
Picture16
Training iLEAP selesai, ada closing ceremony, wisuda sederhana lah..dan juga ada certificate nya..nampak Dr. Britt Yamamoto Presiden Executive iLEAP memberikan certificate kepada Gani Silaban, ” the coffee man”
1461875_10201564367925265_1888023869_n
Alumni iLEAP 2013 namanya ” 1-Revolution 4-ever kami ada 14 peserta untuk dunia selama-lamanya

Yang pasti.  Saya dan teman saya alumni iLEAP Indonesia ( saat ini (2016) untuk program Internasional –iLEAP sudah ada 3 orang)  adalah jembatan untuk semua grassroots leader, pekerja sosial, petani, atau siapapun mau berdedikasi untuk komunitasnya dan umat dunia dan tentunya harus  punya organisasi dan misi untuk masa depan yang lebih baik lagi….Kami siap membatu merekomendasi untuk kesempatan yang sungguh luar biasa ini. TUHAN MEMBERKATI.

Apakah anda tertarik? study ke ilEAP? jalan-jalan di seluruh Kota Seattle?

Silahkan baca informasi penting  berikut Aplikasi untuk tahun 2016:

  • Are you social leader living and working in Africa, Asia-Pacific, or Latin America?
  • Do you have more than five years working as a positional leader in a community-based organization, social enterprise, and/or non-governmental organization?
  • Are you committed to the construction of positive social change in your community?
  • Are you between the ages of 25-50 years?
  • Are you at an intermediate level or above for conversing in English?
  • Do you seek an opportunity to think more deeply about your leadership and your work?
  • Are you available in May-June 2016 to travel to Seattle, WA USA and participate in an intensive, six week training?

aplikasi disini:http://ileap.org/archives/9761

Aplikasi online disini:http://ileap.formstack.com/forms/ifglobalapp

Reported by: Gani Silaban ( the coffee man)

Seattle-Washington-USA #September-November 2013#

“1-Revolution 4-ever”