Desa wisata di lereng Pusuk Buhit

Desa wisata di lereng Pusuk Buhit

3370
0
SHARE

 

Pusuk Buhit dari Tele, oleh Johnny Siahaan
Pusuk Buhit dari Tele, oleh Johnny Siahaan

Desa SariMarrihit berada di  Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, kalau kita mau ke wisata Batu Hobon, Sopo Guru Tatea Bulan, Perkampungan Siraja Batak, Pusuk Buhit, kita akan melewati desa Sarimarrihit yang  berada di persis di lereng Pusuk buhit yang Konon berdasarkan kepercayaan masyarakat Batak dari bukit inilah untuk pertama sekalinya pencipta alam semesta menampakkan diri, yang dinamakan oleh orang Batak dengan sebutan Mula Jadi nabolon. Daerah perbukitan dengan ketinggian berkisar 1.800 mdpl tersebut ditumbuhi berbagai pepohonan kecil serta pohon pinus.

Oh… di desa Sari marrihit diperbukitan ada juga objek wisata Batu Sawan, dan sebelum desa Sarimarrihit ada desa Aek Sipitu dai seperti namanya, disini ada objek wisata Aek Sipitu Dai ( air tujuh rasa) .

Hai-Indonesian-pusuk-buhit-samosir
Gunung Pusuk Buhit dan Sopo Guru Tatea Bulan
Pinompar Tateabulan
Pinompar ni  Guru Tatea Bulan

Salah satu program yang paling di gerakkan kabupaten Samosir adalah Pariwisata, yang meliputi wisata alam dan budaya. Seperti kita tahu, bahwa kabupaten Samosir adalah tujuan wisata danau toba yang paling menjanjikan  di kawasan danau toba dan sudah terkenal di nusantara bahkan dunia.

Dalam pengembangan potensi wisata, Pemkab Samosir banyak kerjasama dengan pihak swasta baik pengusaha, maupun organisasi pemberdayaan masyarakat.

531581_10200957568849289_1937977590_n
Bersama Pemkab Samosir
576038_10200957559809063_1599441393_n
Ms. Kara ( guru bahasa inggris mahasiswa Jepang) dan Ayami chan ( mahasiswa dari Jepang) mendapat souvenir ulos dari pemkab Samosir

KSPPM ( Kelompok Study dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat-http://www.ksppm.org/ ) NGO yang sangat aktif di bidang advokasi, peng organisasian, pemberdayaan masyarakat dan  lingkungan hidup yang  bermarkas  di parapat ini, bekerja sama dengan pemkab Samosir dalam pengembangan desa wisata di pusuk bukit, tepanya di desa Sarimarrihit.

Sari marrihit adalah salah satu target yang akan disulap menjadi tujuan wisata di kabupaten Samosir,selain desa Lintongnihuta dan Desa Parlombuan.

Desa Sari Marrihit,dengan panorama alam indah di kawasan Pusuk Buhit, yang merupakan gunung suci bagi etnis Batak sebagai tempat bersejarah. Dan topografi Desa Lintong Nihuta di kecamatan ronggur nihuta yang berada di daerah dataran tinggi, juga memiliki sumber daya yang sangat besar untuk budidaya berbagai tanaman keras, seperti kopi dan karet, begitu juga dengan tanaman hortikultura, seperti aneka tanaman buah dan sayuran. Dan desa Parlombuan, Kecamatan Palipi dijadikan sebagai desa percontohan Pemerintahan terbaik (good government) dengan pembinaan terhadap aparat pemerintahan desa dan kompetensi sumber daya manusia dalam mendorong pemerintahan yang sehat dan bersih , demikian dijelaskan oleh Anggiat Sinaga ( salah satu staff KSPPM yang bertugas di Samosir)

417516_10200957068716786_1282237718_n
Sahabatku, Junpiter Pakpahan, staff KSPPM. sedang memberikan kata sambutan dan motivasi untuk siswa SMA N 1 Sianjur mula-mula Samosir

Kapasitas saya dan Organisasi kami KSU POM HUMBANG visit here: http://www.humbangorganik.com/ adalah berbagi ilmu dalam bidang pengolahan kopi, dimana ada 2 kelompok tani dampingan KSPPM yang sangat potensial dalam pengembangan produk kopi di Samosir. Artinya kami mitra dalam hal pelatihan proses kopi. Sudah 2 kali KSPPM mengirim petani dampingan nya ke Koperasi kami. Satu dari desa Sarimarrihit dan satu dari desa Lintongnihuta-Kecamatan lintongnihuta, dimana dampak  langsung share ilmu kopi kami adalah “tercipta produk kopi olahan, yang bermerek ” Kopi Losung”

479912_10200536654446692_427147444_n
Petani dari desa Sari marrihit , sedang latihan meng-sangrai kopi di KSU POM HUMBANG
269203_10200536668007031_977162968_n
Kelompok Tani Binaan KSPPM sedang study banding dan belajar pengolahan kopi di KSU POM HUMBANG
11899650_107619019593324_1945061097_n
“Kopi losung” produksi dari petani di lintongnihuta dan sari marrihit

Anyway,…. Kita kembali, ke desa sarimarrihit, di Kecamatan Sianjur mula-mula. Tanggal 13-14 maret 2013, melalui sahabat saya juga  staff KSPPM Mr.Jumpiter Pakpahan, mengundang saya untuk bersama meng-handle  program homestay di desa Sari marrihit dengan mahasiswa Jepang, seperti yang biasa kami buat di Lintongnihuta-Humbanghasundutan.

63013_10200957043436154_1182752204_n
Homestay di rumah Op. Boru Nainggolan

Agak unik memang, kalau disini cukup lengkap program wisata alam dan budaya. Ada 9 orang waktu itu mahasiswa dari Jepang yang lagi liburan dan dibawa oleh guru bahasa inggrisnya di Jepang, Ms. Kara, wanita menawan dari london-Inggris.

Cukup banyak yang kami lakukan di desa ini dengan mahasiswa Jepang dan masyarakat desa Sarimarrihit, Nampaknya KSPPM sudah banyak membina “mind set” masyarakat disini, jadi program ini cukup smooth- lah ( damor untuk dilakukan).

418795_10200957006355227_1715738585_n
Uning-uningan musik tradisional batak. …semua punya talenta alami
544328_10200957000395078_1138645402_n
Mahasiswa dari Jepang menikmati sajian musik dan tor-tor dari masyarakat desa sarimarrihit
576801_10200957011115346_194842601_n
Ibu-Ibu juga sangat mahir, mereka punya sanggar tari katanya.

Hari pertama amang kepala desa menjamu tamu di rumahnya dan mengatur program ” selamat datang” di balai pertemuan desa, yang disambut dengan tarian  tortor dari kaum ibu diiringi musik tradisional batak yang dibawakan kaum bapak, sebagian menyajikan “lampet namarbukkus” dan “kopi losung” racikan kelompok tani yang kami bina, anak anak dan kawula muda juga ikut nyanyikan lagu sambil ” mar mandar-mandar” dipanggung dengan sekali-kali aksi panggung, maklum gadis cantik dari jepang nonton. Cukup meriah waktu itu, dan sebagai apresiasi saya langsung ajak mahasiwa Jepang untuk nyanyi lagu jepang sambil nari-nari di panggung, sungguh malam itu, indah dan meriah, walaupun sekali-kali terdengar suara ” sipahuk’ dari pohon hariara, dan rembulan mengintip dari pebukitan tele.

Acara selesai, dan seperti yang sudah kami atur, mahasiwa jepang di antar ke induk semang ( host family) untuk menginap (homestay).

 

 

581697_10200956980714586_1689149896_n
Desa sarimarrihit di pagi hari
64800_10200957060316576_1586856200_n
Ayami chan, bersama anak-anak sari marrihit
482890_10200957050916341_413312903_n
ke desa tempat menginap
531595_10200957036035969_1242292165_n
Hehehe….rupanya, anaknya Op. boru Nainggolan, yang dijakarta mau ngomong sama orang jepang…bangga lah,,,ada orang jepang nginap dirumahnya

Saya sendiri bersama dengan Hirotsugu san dan Yohei san tinggal di rumah batak milik Op. Boru Nainggolan, yang hidup dengan cucunya.  Cukup menyenangkan dan bahagia rasanya  bisa tinggal di rumah yang bersahaja ini, nyenyak.. Pagi-pagi kami sudah bangun, dan langsung ke “tataring-perapian” menghangatkan badan sambil minum kopi..

578209_10200957029555807_459172656_n
palashon indahan ni pinahan, sambil marsisulu

Ehhh rupanya, Op. Nainggolan rupanya sudah menyiapkan makanan untuk “pinahan lobu” untuk kami jaga supaya hangat..Yah,!! sepertinya sudah kebiasan di desa, pinahan lobu akan duluan breakfast dari pada pemilikinya,,,supaya jangan ribut, katanya..hehehe….

69855_10200957543048644_2005717531_n
Bersama Siswa siswi SMAN 1 Sianjur mula-mula dan mahasiswa dari Jepang

Kami juga diundang ke sekolah, satu satunya SMA di sini yang juga ada SD dan SMP nya satu lokasi, persis dibawah batu hobon dan sopo guru tatea bulan -gunung pusuk buhit. Siswa-siswi SMA N 1 Sianjur mula-mula cukup antusias menerima kedatangan kami dengan membawa acara dan tarian khas batak ” tor-tor batak dan mengajak serta mahasiswa batak manortor….wow!!! keren!!!….

Gangnam style di pusuk buhit?  Oppa…. Gangnam Style,,
Gangnam Style….

577827_10200957418205523_1414534918_n
Gangnam Style …..Gangnam Style

Waktu itu lagi ngetren nya “gangnam style dance” dari korea ini, yang membius anak muda termasuk pemuda/gadis jepang…mereka malah aksi gangnam style di kelas,yang membuat acara heboh soharibu-ribuan… Tapi sebelumnya ada diskusi tentang budaya dan pendidikan kami buat untuk pemotivasian kepada siswa SMA dan Mahasiswa dari Jepang.

601563_10200957074676935_800000507_n
Wow…mereka juga turut manor tor yang dipandu siswa-siswi SMA N 1 Sianjur mula-mula
556794_10200957527608258_62181918_n
mereka bikin Origami ( seni melipat kertas-jepang)
544544_10200957444166172_1357982245_n
Mahasiswa jepang mengajari Origami

578381_10200957447126246_1918819082_n

417482_10200957530008318_1933409435_n
Yui chan
544088_10200957423365652_1869672060_n
Hirotsugu san,sedang sharing tentang kehidupan sekolah di jepang

Kunjungan wisata ke hampir semua daerah wisata di sekitar lereng gunung Pusuk buhit juga dijelajahi, ditambah objek wisata hotspring di Pangururan dan pasir putih di pantai parbaba. semuanya ini salah satu strategi dalam mempromosikan kekayaan Danau Toba dan Budaya Batak.

Horas Samosir Fiesta (HSF) Tahun 2015, Festival berupa kegiatan adat dan seremonial seni. salah satu kelender wisata yang disponsori Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir serta masyarakat, pengusaha dan tentunya organisasi seperti KSPPM.

Desa sari marrihit sendiri sudah diadakan ” pesta gotilon ( Pesta panen) tiap tahun  Seperti yang disampaikan bapak Ombang Siboro ( Kadis Pariwisata Samosir) selain Pesta Gotilon, pada Tahun ini Samosir akan ramai dengan berbagai perhelatan dan even berskala Nasional dan Internasional seperti Pada 18 Juli akan ada Samosir Unique Culuture Carnaval di Tuktuk Siadong, dan pada 21 Juli ada Batak Opera Night di Open Stage Pangururan, 7-8 Agustus ada Horja Bius atau Mangalahat Horbo di Desa Tomok, 19 September ada Samosir Lake Ultra Marathon, 17 Oktober ada Samosir Rumanian Music Internasional di Open Stage Tuktuk Siadong, 14 November ada Samosir Cheerful di Desa Tomok dan terakhir 31 Desember ada pesta kembang api di Open Stage Tuktuk Siadong.

578175_10200957047956267_629816127_n
Desa sarimarrihit, yang 80 % Rumah batak masih dihuni
470401_4285964475172_124253446_o
Padi sudah mulai menguning

Semoga semakin banyak desa-desa wisata dengan budaya batak yang kental bisa menjadi daya tarik wisata dalam negeri dan mancanegara dimasa yang akan datang.

Dan semoga pelaku wisata semakin meningkatkan ide kreatif nya untuk menambah devisa daerah untuk kesejahteraan rakyat dan Lingkungan Asri danau toba dan Bona Pasogit.

14 maret 2013

Reported By: Gani Silaban

Japanese Participants:

Mayako Hoshi, Kishin Naito, Yui Fukunaga, Yohei Fujino, Ayami Saito, Marino Suzuki, Nodoka Yanagisawa, Eharayuuki Ehara, Hirotsugu Yamazaki. and Ms Kara ( English Teacher)

# Desa Sarimarrihit, Batu Hobon, Sopo guru Tatea Bulan, Perkampungan Batak , Pusuk Buhit, Batu Sawan, Aek Sipitu dai, Hotspring, Pangururan, pasir putih-Parbaba #