Beranda Love To Do What I Do

DMZ, Wisata paling berbahaya di Korea

BERBAGI

Perang Korea adalah sebuah konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan yang terjadi sejak 25 Juni 1950 sampai 27 Juli 1953. Perang ini juga disebut “perang yang dimandatkan” (bahasa Inggris: proxy war) antara Amerika Serikat bersama sekutu PBB-nya dengan komunis Republik Rakyat Tiongkok yang bekerjasama dengan Uni Soviet (juga anggota PBB). Peserta perang utama adalah Korea Utara dan Korea Selatan. Sekutu utama Korea Selatan adalah Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Britania Raya, meskipun banyak negara lain mengirimkan tentara di bawah bendera PBB. Sekutu Korea Utara, seperti Republik Rakyat Tiongkok menyediakan kekuatan militer, sementara Uni Soviet yang menyediakan penasihat perang, pilot pesawat, dan juga persenjataan untuk pasukan Tiongkok dan Korea Utara ( sumber wikipedia)

DMZ -Perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara
2000px-Korea_DMZ.svg
Peta Perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan

Siapa tidak tahu tentang Korea Utara, hampir tiap hari, kita mendengar berita tentang korea utara, negara berhaluan kiri yang ber ibukota Pyongyang dan sekarang dipimpin oleh Kim jong il presiden yang sangat fenomenal ini.

Kita akan selalu dengar dari berita tentang Nuklir, gas Biologi, dan pamer kekuatan senjata dari negara ini. Mereka katanya mau meluncurkan rudalnya yang bisa mematikan jutaan orang dalam hitungan detik,,,mendengar itu saja kita pasti merinding, walaupun cukup jauh dari Korea…

27dmz6

majorhandmz
Tentara Korea

Tahun 2012, Saya mendampingi orang nomor #satu# di Kabupaten HumbangHasundutan dalam rangka mengikuti pameran internasional ENVEX (Environmental Technology & Green Energy) Yang berlangsung pada tanggal 11-14 Juni 2012, di COEX, Seoul, Korea Selatan. Saya diberdayakan dalam membantu promosi produk unggulan HumbangHasunduntan sekaligus penerjemah dan bodyguard lah…hehehe!! Pameran ini disponsori oleh Kementrian perindustrian Indonesia, dimana selain promosi produk unggulan, juga dalam rangka mencari investor dari korea, dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) di Kabupaten HumbangHasundutan.

DSCF2185
Mendampingi Bapak Bupati Humbahas, Bapak Maddin Sihombing, Ketua DPRD Kab.Humbahas, Bapak Bangun Silaban, Kadis Disperindagkop, Bapak JW Purba. Dalam rangka promosi produk unggulan humbahas di Pameran ENVEX-Seoul dan juga menjalin kerjasama dengan investor Korea Selatan.
DSCF2267
Team ENVEX 2012, yang mengikuti pameran terbesar di Seoul ini.

Pada hari terakhir pameran, kami secara khusus di undang oleh perusahaan besar korea untuk mengikuti program tour,di salah satu tour paling keren di Korea Selatan, mereka men-servis kami dan memfasilitasi semua perjalan kami.

Tour kami, namanya DMZ Tour (tour Demilitarized Zone). wisata dimana sebuah tempat dipenuhi militer,markas militer yang dipenuhi oleh tank, meriam, senjata dan ranjau . DMZ adalah perbatasan negara antara korea utara dan korea selatan yang paling ter-militerisasi dan berbahaya di dunia. Tapi, justru ketegangan inilah yang dicari oleh para pelancong dari seluruh dunia. Pertama kali guide tour kami bilang, “kita mau keperbatasan korut-korea”, kami semua agak terkejut ( dalam hati ” masak kami dibawa “ke-pangunjunan” sih?( perasaan saya seperti “di hariar” gitu lho!!!* dihariar=berkecamuk)  dan kalau ada apa-apa bisa gempar nih Kabupaten Humbanghasundutan,orang nomor satu hilang di perbatasan Korea, pikirku semakin ga enak… Oh….no!!!, ramoti hami Tuhan, padao parmaraans  ) tapi rasa penasaran kami, dan guide tour kami meyakinkan kami akan faktor keamanan. membuat kami seperti kerbau dicucuk hidungnya,hehehe. ( Memang mereka cukup lihai lah mendesain tour paling ekstrem ini).

DSCF2367
Jadi Bodyguard.hehehe. Team dari Humbahas dan dari Kementrian perindustrian Indonesia.
Dora-Observatory-2
Dora Observatory .Dari sini bisa melihat pemandangan alam yang indah Korea Utara tapi harus pakai teropong, dilarang pake kamera, militer akan datang melarang.
DSCF2329
Tampak belakang ,sungai pembatas korea utara dan korea selatan

Tour kami rupanya sudah diatur dalam group di dalam satu bus pariwisata kira-kira 30 orang, ada dari berbagai negara. Jarak dari kota Seoul ke DMZ sekitar 50 kilometer (km) atau bisa ditempuh selama sekitar satu jam dengan bus, dalam perjalana tour guide selalu menjelaskan ketegangan-ketengan nanti jika sudah sampai di DMZ, peraturan peraturan yang harus di lakukan dan lain sebagainya yang membuat saring-saring ( adrenalin) kami naik, sekaligus penasaran tingkat tinggi ( Dalam tour ini hanya diperbolehkan orang dewasa,dibawah umur 11 tahun, dilarang masuk,  harus bawa paspor untuk check keluar masuk, dan tidak boleh pakai yang mirip seragam militer, katanya nanti disangka penyusup.

Yah..,sebagai translater saya harus jelaskan semua keterangan yang disampaikan oleh tour guide, kepada team kami, dan disela sela waktu, saya kenal-kenalan sama teman disamping ku, ada  orang Perancis dan keluarganya, sambil kasih kartu nama business ( pak bupati senyum senyum saja lihat saya waktu itu, mungkin dalam benaknya bilang ” awak sudah tegang memasuki DMZ ini, si Gani ini, masih asyikk jualan kopi” ) hehehe!!!!!!! belum tahu dia, di medan perang pun ” harus bisa jualan…….Kopi Lintong demi Petani Humbahas..hehehe

DSCF2331
Bus pariwisata memadati areal parkir , tampak dibelakang “Bridge of Freedom” Jembatan Kebebasan -tempat pertukaran serdadu tawanan”
DSCF2380
Ini dia bus tour kami ke DMZ, perjalanan dari seoul ke DMZ sekitar 1, jam

Yah…betul kali memang,apa yang dibilang tour guide kami, menjelang perbatasan, suasana hening dan tegang, Kami melewati pos militer lengkap dengan merian dan senjata AK-47, lumayan panjang jalur yang kami lalui,, dan dimana-mana militer ada…” tapi anehnya,,raut wajah mereka, imut-imut semua, ga kejam….pokoknya lebih kejam wajah agen bus di stasiun amplas dan sambu kulihat…

Ada beberapa tempat penting yang kami kunjungi di sekitar wilayah DMZ, antara lain Dorasan Station, imjigak village dan   Bridge of Freedom, Dora Observatory, The 3rd Infiltration Tunnel, The Unification Bridge.

In-Front-of-Dorasan-Station-Korea1
Dorasan Station adalah sebuah stasiun kereta api di Gyeongui Line, yang dulu pernah menghubungkan Korea Utara dan Selatan. Posisinya ada di ujung utara Korsel, hanya selangkah menjelang perbatasan dengan Korut. Tulisan ‘To Pyeongyang’ ibukota korea utara..
oct03_dmz_tunnel3-1
The 3rd Tunnel ditemukan pada tahun 1978 oleh pasukan Korea . Ini mencakup lebih dari 1635m panjang , 2m lebar , dan 2m tinggi dan terletak 52km dari Seoul . Diperkirakan sekitar 30.000 tentara bisa bergerak melalui terowongan per jam, ketika tentara korea utara menyerang seoul.. Kami pernah memasuki tempat ini, rasa penasaran terus, membuat tak pernah capek menuruni jalan licin di terowongan ini…ehhh…diujung sana, rupanya hanya jendela kecil, untuk bisa melihat alam korea utara ………..ketipu deh gue

Disemua wilayah DMZ ini, saya melihat ribuan pengunjung memadati tempat ini setiap hari. saya pikir ini sungguh luar biasa ya,,,” kok bisa, daerah yang buat adrenalin naik, mendatangkan duit sebanyak ini” pikirku sambil hitung hitung dalam kalkulator ( paket tour DMZ ini sekitar ( Korea won-KRW.145.000 atau Rp.1.646.035/orang dikali sekian ribu orang.”Bah.bah……luar biasa ini, inna rohakku nenget”).

ada satu lagi, bocoran dari temanku, marga Nababan dari siborong-borong, kebetulan kami jumpa di Seoul, sedang ambil program S2 di sana…Katanya, Orang korea itu pintar…ada ribuan beasiswa S2-S3 dari seluruh dunia, difasilitasi oleh pemerintah Korea Selatan. dan rata-rata kampus penerima beasiswa itu, dekat-dekat dengan perbatasan Korut dan Korsel… katanya, kalanya, kalau korut macam-macam sama korsel dengan senjata nya, pasti dunia internasional akan “ribut” duluan..karena banyak ” tumbal” akan korban….mudah-mudahan itu tidak terjadi ya…..!!!PEACE!!!.

Anyway….Saya langsung teringat kampung halamanku di sumatera utara,Danau Toba..dan dibenakku banyak ide untuk mendatangkan devisa untuk kampung halaman, dengan ide-ide cemerlang untuk pengembangan pariwisata.

tongging-ok
Danau Toba, Negeri indah kepingan surga..tapi belum begitu bergeliat mendatangkan $$$$$..Boasa?

ah!! sudahlah. aku harus cepat-cepat pulang, nih!…Bus sudah datang, saatnya ke In cheon Airport.

DSCF2297
Sedang menunggu bus, di sudut kota Seoul

감사합니다( gamsahamnida )=Terima kasih

11-14 Juni 2012 # Seoul, DMZ

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here