Beranda Coffee Talk

Semerbak aroma kopi lintong dan Haminjon di TAIPEI FOOD

BERBAGI

Pertama kali ke Taiwan, yang beribu kota Taipei ini dan saat ini masuk dalam wilayah pemerintahan RRC ( Republik Rakyat China)

10635815_10207599973345250_7344890127294488297_n
Salah satu sudut kota Taipei

Jalan-jalan? oh ..bukan…walaupun sempat jalan-jalan di kota Taipei yang ramai dan ramah ini. Kami kesini dapat undangan khusus dari KDEI  ( Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia-di Taiwan tidak ada namanya kantor Keduataan Indonesia, karena menyangkut hubungan politik RRC-Indonesia), Karena Taiwan itu masuk dalam wilayah pemerintahan RRC, tetapi KDEI, banyak berperan dalam menjalankan tugas sebagai Duta untuk Indonesia tapi tidak bisa disebutkan sebagai kedutaan. Menyangkut urusan politik lah.

Kami bersama dengan 12 pengusaha exportir produk makanan dan minuman dari Indonesia mau exhibition-pameran pada FOOD TAIPEI yang berlangsung pada tanggal 24-27 juni 2015, di Taiwan World Trade Center  Taipei. Teman-teman kami “pengusaha” yang sudah go international lho…!!Ada, PT.Garuda Food, PT.Sinar Sosro, PT.Lautan Natural Krimendo, PT. Bumi Tangerang Mesindotama, PT. Tiga Pilar Sejahtera Food  Tbk, PT. Pondan Pangan Makmur Indonesia, dll.

11403320_10207599939544405_7495964581821788476_n
Acara makan malam, bersama team Indonesia, diservis oleh oleh KDEI

Mungkin sudah takdir kami, saya bersama dengan saudara ku. Mr.Stefanus Sihombing, berhasil memasuki jaringan perdagangan internasional yang di bawahi Kementrian Perdagangan RI. Ah..sunggul sulit memang, masuk ke “Zona” ini. apalagi kelas “bulu” seperti kami… Tapi,Kesempatan itu memang selalu ada bah….tinggal kita bisa ga?…

11206028_10207599914863788_4444915189196887580_n
Stefanus dan aku

Oh!! Stefanus, tamatan S2 dari universitas beken di Australia ini, Pulang kampung dan memutuskan untuk mandiri ketimbang menjadi karyawan di Ibukota, walaupun iming-iming gaji gede.. Membuka perusahaan baru dengan bendera, PT.SANTAMA ARTA NAMI. Dia bilang Oppung, masih asli dari desa Sigompul-Lintongnihuta, tapi sudah turun temurun di Pulai Samosir dan dia sudah kelahiran Jakarte lho…

Mungkin, webside: www.humbangorganik.com, Koperasi kami yang mempertemukan kami, ditambah kekuatan hati yang selalu menggebu-gebu untuk membangun bisnis di kampung halaman, Lintongnihuta, Humbanghasundutan.

11231903_10207599911863713_3492940630880759044_n
Welcome to Pavilum Indonesia

11535926_10207599912623732_7906897973343962484_n

Menurut saya dia cukup lihai lah,,,dalam lobi-lobi tingkat tinggi di Ibukota sana, Hubungan baik, Menjalin hubungan baik dan Networking sesama “orang pusat’ selalu memang menjadi yang terutama, dibandingkan sogok sana-sogok sini, apalagi untuk bisa masuk” zona perdagangan” yang terbilang harus pemain “kakap”

Secara pribadi, saya selalu hoky lah, punya banyak mitra yang luar biasa.

Pameran  yang kami ikuti ini  merupakan partisipasi KDEI Taipei yang ketiga kalinya. Food Taipei 2015 sendiri diikuti oleh 1.642 peserta yang menempati 3.920 booth dari 36 negara, antara lain Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, China, Indonesia, USA, Vietnam, Germany, Poland, Paraguay, Netherland, Bosnia dan India. KDEI juga mengundang para buyer mengunjungi pavilun Indonesia, diantaranya asosiasi produk makanan dan minuman Taiwan, asosiasi importer dan eksportir Taipei, asosiasi importer dan eksportir New Taipei City, Taiwan Chambers of Commers (CIECA),Taiwan  Coffee Association, dan TAITRA.

11225735_10207599931624207_2091781202276174372_n
Humbanghasundutan di sini…
11026289_10207599917303849_5032828179113249689_n
etalasi kami full coffee dan Haminjon
1535389_10207599935784311_1458757609749022162_n
Presentasi terus…kadang ga sempat makan da..
1508660_10207599965265048_6745487126430140949_n
Haminjon, Mutiara dari Humbang

Pada  tahun 2014  pameran yang sama diikuti oleh 16 perusahaan makanan dan minuman Indonesia dan memperoleh transaksi sebesar USD. 4.172.120 serta dikunjungi oleh lebih dari 12.000 pengunjung.

Kolaborasi kami PT SANTANA ARTA NAMI dan KSU POM HUMBANG merupakan salah satu impian dari putra asli Humbanghasundutan untuk mengangkat produk primadona humbahas dan kawasan danau Toba kepasar Internasional yang lebih luas.

11214228_10207599936544330_2464387052188783380_n
Sesama pemain kopi dari Indonesia.
11659459_10207599937264348_7596399354208380411_n
Stefanus, sedang membakar kemenyaan serta memperkenalkan nya kepada semua pengunjung di pavilium kami

Kopi Lintong dan Haminjon ibarat mutiara yang terpendam. “Banyak produk unggulan dari kawasan danau toba tidak bisa dikenal masyarakat dunia, karena tidak ada akses langsung ke pembeli dan konsumen, melalui perusahaan kami,dan kemitraan ke Koperasi petani, sangat berpeluang untuk menembus pasar internasional”, kata Steffanus Sihombing, direktur PT SANTAMA ARTA NAMI.

Selama 4 hari pameran, kami telah men-servis lebih dari 1000  masyarakat Taiwan dan dunia kopi lintong dengan gratis, dan menerima pembeli yang berpotensi besar menjadi mitra dimasa yang akan datang.

10411743_10207599969585156_5496974875870074070_n
Bapak Tony Pasaribu, pejabat di Kementrian Perdagangan, mungkin karena sesama dari Bona Pasogit, kami suka wisata kuliner di sekitar taipei, sambil diskusi diskusi tentan potensi produk UKM dari Bona Pasogit.
11232227_10207599934664283_5657437564840575188_n
Paling senang deh…menservis tamu–tamu yang datang.

Semoga menjadi berkat bagi masyarakat Humbanghasundutan terutama petani kopi dan Haminjon di masa yang akan datang.

10383087_10207599947424602_6149849794769756145_n
Photo bersama team Indonesia, setelah pameran mau tutup

Taipei-Taiwan. 24-27 juni 2015.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here