Beranda Story of my life

Menjadi GURU….sebuah tugas mulia yang TUHAN Rencanakan

BERBAGI

 

Masih teringat waktu itu, tahun 2006,dengan Pak Osten Nainggolan-Pak ON ( Mantan guru ekonomi di SMANSA, dan sekarang sudah  kepala sekolah di SMA N 1 Onan Ganjang)  disimpang pargaulan, kami berpapasan, ketika saya akan membeli pupuk untuk keperluan di ladang kopi- batuharang ( Maklum waktu itu saya sudah petani  kopi organik lho.. ) >Pak Osten tanya sama saya,” lae?.. ai olo do lae gabe guru? ” Saya,melihat lae Osten , malah senyam senyum waktu itu. “Ah, lae on!, gabe guru aha laeku, utok-utok pe nga holan tu suan-suanan, nikku.!

10156022_10203832675165150_1564354220_n
Sebelum Guru, waktu itu masih exis menjadi bintang sunsilik, ala pemuda Nagasaribu, 2001-2006

“Serius lae!!, ada penerimaan guru bahasa asing, Guru bahasa Jepang di SMA N 1 Lintongnihuta. Cobalah laeku, supaya bahasa Jepangmu jangan lupa,” tambahnya.

Hampir semua tahu teman sebaya saya, bahwa saya pernah Kuliah di perguruan tinggi di medan, Sastra Jepang tahun 1997. Mungkin laeku ini teringat sama saya, saya pernah juga mantan guide turis specialis Jepang, sebelum pulang kampung tahun 2000. Ditambah lagi pak Osten juga baru ditempatkan di SMA N 1 lintongnihuta, dan kami juga satu kampung  di desa Nagasaribu.

DSC06648
Petani Kopi Organik

Sampai di kebun saya berpikir habis habisan, tentang tawaran tadi.   Sambil menikmati  segelas kopi lintong ( waktu itu, kopi lintong masih campur jagung dengan pixel /kw 9-haru s pakai gula biar enak), yang sangat kental ditambah dua batang rokok Panamas serta lintingan tembakau favouritku “gunung sayang” yang kami pesan selalu tiap hari selasa dari “amangboru Partimbaho dari Sibuntuon-Nagasaribu), Anyway….!!! waktu itu saya perokok berat lho!!. Tapi sekarang, merokok perasaanku… seperti kuno deh..). Dan aku duduk  manis dibona  ni pohon “dapdap naso marsuga”  Saya berpikir habis, ”bah gimana mau jadi guru ya , bahasa jepang saya sudah hampir habis dari kepala, “bingung ma iba annon dijolo”, ditambah lagi rambut panjang sampai pantat kayak bintang iklan sunsilik, inna rohakku, adda i do?.

DSC06643
Manarui asar. eh….mulching -mengisi daun-daunan si sela-sela tanaman kopi, supaya tanah tetap lembab, dan subur. kebun-sipalpal Batuharang-Nagasaribu-INDONESIA>

Hampir 2 minggu baru bisa aku putuskan untuk mau…dan akhirnya mau do memang, walaupun harus saya korbankan rambutku tersayang, yang saya beri waktu itu sama tukang salon di Siborong-borong untuk dijadikan sasak wanita ( mudah mudahan rambut saya banyak berkah, nang pe tikkini hurasahon godang do lisa dohot hiri disi,hehehehe).

Saya baru tahu kemudian bahwa ada kurikulum baru untuk semua Sekolah Menengah Atas ( SMA) di Indonesia, kurikulum 2006  atau  waktu itu dinamakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dimana kurikulum 2006, pengajaran bahasa asing selain bahasa Inggris seperti bahasa Jerman, bahasa Perancis, bahasa Jepang atau bahasa Mandarin diajarkan selama tiga tahun, dimulai dari kelas X sampai kelas XII.

DSC00500
Mengajar pertama kali, langsung bulus dalam,walaupun ditempatkan di kelas I-VII , yang terkenal dengan aroma ” angir” karena dekat WC.

Jadi guru…akhirnya. yang tidak pernah aku cita-citakan sebelumnya. Banyak kesan menarik jadi guru, karena masih baru,masih suka suka bikin mata pelajaran,dan satu lagi,tidak ada saingan, salah bilang pun, dalam bahasa jepang ga ada yang menuntut ( dang adong paraloan) hehehe!!!!.

Lumrah bahwa semua guru SD, SMP, SMA, pakai nama panggilan, misalnya: pak ANB ( A.Nababan), Ibu R.LG ( R. Lumbangaol) pantang menyebut nama guru,tokka!! Titik..

New_New_P2220202
Apel Pagi, memberikan pengarahan sambil lawak lawak,

Saya sendiri bergelar pak GN atau Gen Sensei ( sensei=guru dalam bahasa Jepang) sebenarnya harus GS ( Gani Silaban) tapi ada waktu itu nama G.S (Gokma Samosir) akhirnya diputuskan buat pak GN ( yang paling luccu kan!!,banyak siswa tidak tahu marga saya gara-gara huruf ”N” tadi, mereka bilang pak Gani Nababan,kan…nga gabe guret  be kan.!!)

Guru, status honor,gaji dari komite sekolah, yang dikumpul dari siswa, yang sekali bayar kadang 2-3 bulan sekali, jumlah 200 ribu/bulan, dikurangi biaya social adat seperti ( tumpak jika mangoli/muli guru,anak ni guru, meninggal, atau maresek-esek guru) sisa pungu sude minus 40%. Tapi masih bisa ganti pakain dan “bulus dalam” tiap hari kesekolah.

Anyway, Jujur, saya tidak pernah mempermasalahkan gaji sih,,aku ada income dari kebun kopi dan tanaman sayuranku kok…mmmm,, gaji pertama saya, saya habiskan di kantin ni si Sulastry ( sekarang ibu Sulasty juga guru honor di SMANSA), Mangallang miso 4 hali tambu dan pao-pao sapiring. Maccam macccam sama “Paragat”  inna rohakku tikki i….

IMG_0725
Bantuan yang diberikan pengusaha kopi dari Jepang-Tullys Coffee daengan kerjasama AKPLO . waktu itu ada 2 unit computer dan 4 unit printer. 2007
IMG_0710
Tamu dari Perusahaan kopi Jepang. Tullys Coffee, Wataru, Unicafe, sedang menerima souvenir khas batak sebagai tanda terima kasih telah memberikan bantuan kepada SMA N -1. Lintongnihuta.

Cuman sedih melihat kawan2 guru honor yang berjuang untuk mendapatkan kesejahteraan hidup keluarganya. Ironis memang..Banyak guru honor tapi pemerintah masih buka seleksi baru penerimaan PNS. Sebaiknya diprioritaskan lah dulu….Tapi lomo-lomo ni pamaretta do ate…

Banyak kesan dan pengalaman yang menarik menjadi Guru Bahasa Jepang, sewaktu menjadi guru banyak kesempatan emas diraih. Sebelumnya selain sebagai petani sudah aktif di kegiatan organisasi petani kopi yang di pandu oleh LSM dan Gereja, Kami waktu itu sudah bergabung dengan organisasi pertama dari lintong yang sudah bisa export ke jepang dan eropah AKPKO ( Asosiasi Petani Kopi Lintong Organik) yang di support NGO/LSM dari Jepang-Wakachiai Japan. Dan inilah factor yang menjadi nilai plus adanya program Bahasa Jepang di SMA N 1 Lintongnihuta. Banyak tamu kami (APKLO) bisa kami bawa ke SMA berkunjung, masuk kelas dan memotivasi siswa, bahkan ada perusahan kopi diJepang sampai memberikan hibah berupa computer dan printer 4 set untuk laboratorium SMA. Dan banyak berita di majalah Jepang, berita website perusahaan yang memuat berita aktifitas ini.  Tercatat sudah ada 110 lebih orang Jepang yang pernah berkunjung bukan hanya dari Jepang, tercatat Negara Amerika, Jerman, Australia, New Zealand, Belgia, Portugis, Inggris, pernah berkunjung dan memberikan motivasi dan bantuan ke SMA 1 Lintongnihuta.

DSC08958
Tamu dari Portugal. Mr. Alfredo Pinto
DSCF1455
Ada Mr. Vincent, dari Belgia…Mangalap boru Hombing, temanku dulu waktu SMA.
IMGP7480
Sedang menterjemahkan:Wecome speach” dari pak Siagian-Kepsek SMAN-1

Buku Pelajaran bahasa Jepang, tercipta dari kumpulan buku-buku sewaktu kuliah dulu, dimodifikasi sesuai dengan kemampuan siswa dan sudah pernah dicetak untuk kalangan sendiri sampai beberapa kali, karena ketidak ada an buku waktu itu.

 

DSCF8054
Hanya untuk SMAN -1. Buku Pelajaran Bahasa Jepang, yang pernah kami terbitkan.
DSCF8089
Nihongo for Lintong ( Bahasa Jepang untuk Lintong) program berbagi ilmu di huta.

Kita kembali ke guru Bahasa Jepang da.!

Sampai saat ini sudah ada 4 orang guru Bahasa Jepang yang pernah mengajar di SMA N 1 lintongihuta, dan sudah 9 tahun ada Bahasa Jepang ada di SMA Negeri 1 Lintongnihuta yang pernah dipimpin 3 orang Kepala Sekolah ( Pak Simanjuntak, Pak Siagian, dan Pak Lumbantoruan-Kepsek sekarang).

DSC07263
Aku ( Gani Sensei , Ms.Michiko dari Jepang, dan Raston Silaban Sensei
DSC00129
PaskibrakaSMAN -1, Semua nya SUKSES

Entah kenapa doba, selalu saja ada guru bahasa Jepang di SMA N 1 Lintongnihuta ini. Tahun 2008, melalui organisasi, saya dapat beasiswa ke ARI Japan ( Asian Rural Institute-Jepang) untuk belajar pertanian organic dan leadership selama 9 bulan. Pak Raston Silaban, alumni IMM Japan ( Program magang keJepang) yang baru pulang dari Jepang dan menetap di sitapean city, mau menggantikan saya mengajar bahasa Jepang selama saya di Jepang (disini ceritaku waktu dijepang ya: http://www.ganisilaban.com/2016/01/30/berburu-ilmu-ke-negeri-sakura/)

DSC04849
Dengan siswa SMA di Jepang- 2008

Tahun 2009 Kembali ketanah air, dan lanjut lagi mengajar bahasa Jepang di SMA N 1 lintongnihuta, dan mungkin karena kesibukan dan keluarga pak Raston Silaban, tidak bisa lagi mengajar Bahasa Jepang, dia pensiun dini. Lantas datang Pak Ruly Lumbantoruan yang baru tamat dari fakultas sastra Jepang USU 2009, putra Hutagurgur, Lintongnihuta, mau tinggal di kampung bertani sambil mengajar bahasa Jepang bersama dengan saya di SMA N 1 lintongnihuta.

Seiring dengan banyaknya kegiatan baik sebagai trainer, sibuk di organisasi dan segudang kegiatan lain. Bersyukur pak Rul bisa membantu menghandle jika saya tidak bisa masuk kelas.

DSCF6058
Buku Pelajaran Bahasa Jepang, bantuan THE JAPAN FOUNDATION

Tahun 2013, ada kurikulum baru lagi. Pada kurikulum 2013, mata pelajaran bahasa asing hanya diajarkan untuk kelas peminatan bahasa saja. Artinya les bahasa Jepang dikurangi.menurut info kawan kawan sesama guru bahasa asing, di beberapa sekolah lain dampaknya adalah beberapa guru bahasa asing terpaksa diberhentikan di sekolah tempatnya mengajar, karena hilangnya peminat dan kesempatan untuk mengajarkan bahasa asing selain bahasa Inggris.

Tapi SMA N 1 Lintongnihuta, tetap mempertahankan bahasa Jepang ini. walaupun banyak guru sertifikasi yang harus mengambil jam mata pelajaran lain, untuk lancarnya proses sertifikasinya.

Dan …..Tahun 2013, saya ada tugas lagi ke Seattle –USA selama 3 bulan, dan harus meninggalkan SMA tercinta dan kembali lagi tahun 2014. Disini ceritaku waktu di Amerika da (http://www.ganisilaban.com/2016/02/25/america-im-coming/)

IMG_4786
COBON-Ngo/Lsm pendidikan dari Jepang. Mereka upload SMAN-1 dalam Youtube lho…
DSCF1855
Ms. Naomi dari fukushima, daerahnya habis diterjang Tsunami waktu itu, tapi Dia selamat, dan mahasiswa dari Jepang., Yukiko chan.
100_0979
Ayami Chan, suka suka ma sude tahe..

Tahun demi tahun berlalu, Bahasa Jepang selalu exist di SMANSA, jujur sejak tahun 2014 saya tidak begitu aktif lagi mengajar di SMA N 1 Lintongnihuta, karena kesibukan didalam negeri dan luar negeri ,he!!hehe) juga urusan mengajar di kampus dan meng handle koperasi kami di Nagasaribu. ( Oh..sejak tahun 2012 saya jadi dosen bahasa jepang juga lho..di AKBID-AKPER Kesehatan Baru Doloksanggul, untuk memandu mahasiswa AKPER menjadi tenaga kerja Perawat/Nurse dan penjaga Manula/Careworker di Jepang, ntar nanti aku ceritaain gimana bisa jadi Dosen nih…) tahun 2015-2016 itu, masa pembangunan ruangan kelas SMANSA, hampir semua ruangan kelas berubah dan sekarang menjadi ruangan bertingkat.

Ditambah dengan adanya dana bos ke sekolah-sekolah, banyak diterima siswa setiap tahun, tahun ini ada 500 lebih satu angkatan dan tahun ini hampir 1000 siswa SMA N 1 lintongnihuta ( Kasihan melihat SMA swasta seperti SMA HKBP, lebih banyak guru dari siswanya sekarang,karena dana BOS, semua berbondong-bondong ke Negeri)

Dan tahun 2015 ini, kurikulum ( Bahasa Jepang) kembali lagi seperti 2006) Bahasa Jepang di ajarkan mulai kelas X,XI, XII. Total les bahasa jepang 62 jam….gile deh!!! Guru sertifikasi saja hanya 24 jam, itupun sulit didapat hehehe..hebat dong,, Proses pembangunan SMA menjadi salah satu keberuntungan guru Bahasa Jepang, karena proses belajar ada pagi dan siang/sore.

100_0976 - Copy
Nihongo for Lintong
DSC07868
Interaksi Budaya Boru Jepang manortor

Tahun 2016 ini, menjadi moment penting bagi kami, saya sendiri mungkin karena pertimbangan yang sangat matang.

Akan pensiun jadi guru bahasa jepang dari SMANSA.

DSCF0038
Ketika Perayaan Natal SMAN 1, Lokasi SMAN 1 Lintongnihuta.
DSCF2565
Hari Guru, senang selalu moment ini.

Dan, bulan maret tahun 2016 ini, proses belajar mengajar hanya pagi saja artinya akan banyak kelas bahasa jepang yang kosong karena gurunya tidak mencukupi dan akan berakibat di hapusnya pelajaran Bahasa Jepang, dan diganti dengan pelajaran extrakurikuler lain, seperti pertanian,dll.

12592754_1111686908865325_3837834776301976431_n
Gedung SMA N 1 Lintongnihuta, Bertingkat dan Megah. Januari 2016
WP_20160126_12_28_20_Pro
Siswa kelas X ( 500 orang lho) .Januari 2016

Pucuk dicinta ulampun tiba, untung ada mantan siswa saya dulu di SMAN1 bisa memberikan solusi. Kebetulan mereka juga tamatan sastra Jepang-USU. Aku sih…memprioritaskan mereka jadi gantiku, tapi karena mungkin sudah ada pekerjaan, mereka merekomendasikan kepada teman mereka satu alumni, untuk membantu pelajaran Bahasa Jepang di SMA N 1 Lintongnihuta. Dan Puji Tuhan ada yang mau menjadi guru honor, mengajar bahasa jepang di SMANSA, Bukan orang lintongnihuta, asal dari Medan, namanya Ibu Nora Marpaung, Alumni tahun 2015 (SI-Sastra Jepang USU). Menggantikan saya.

WP_20160126_09_47_35_Pro
Guru-guru Honor Bahasa Jepang di SMAN 1 Lintongnihuta, 9 tahun Bahasa Jepang, selalu exis..tercatat sudah 4 orang pernah memberikan ilmunya disini ( 2006-2016)

Semoga mereka Juniorku, tetap semangat dalam berbakti untuk anak negeri.

Pintaku untuk pemerintah untuk memperhatikan nasip guru honor yang sudah mengabdi untuk nusa dan bangsa, di seluruh Nusantara, Semoga Juniorku, adekku seperti  RUL sensei dan NORA Sensei, bisa menjadi Guru Tetap di SMA N 1 Lintongnihuta, Supaya Bahasa Asing ini,tetap exist selalu.

Doaku Tulus kepada Tuhan ku, kiranya diberi kesehatan, ilmu melimpah untuk semua komunitas SMAN 1 lintongniihuta, Bapak/Ibu Guru supaya menjadi saluran BERKAT bagi semua umat-NYA.

Barjuta kesan tertuang dalam memory ku selama di SMA N lintongnihuta, yang telah menjadi motivasi diri,untuk berkembang, yang menjadi pemacu semangat, untuk selalu berbagi ilmu dan pengalama untuk adek-adekku dimasa yang akan datang.

1233425_10202217554708148_1008318900_n
“Satu Hirang Kopi” untuk Berjuta Ilmu dan Kesempatan untuk Bona Pasogit. gani silaban-batuharang 2003

SUKSES SEMUA untuk siswaku mantan siswaku,yang pasti sudah ada jadi Dokter,Bidan, Perawat, Guru, Tentara/Polisi, pengusaha hari ini. atau mungkin 20 tahun lagi jadi  Bupati/Gubernur/Presiden “who knows!!!. Tetap ingat selalu kampungmu dan orang orang pernah memberi ilmu kepadamu, dan  kepada orang tua kita. DOA-kU selalu di nadimu.

Minggu, 31 Januari 2016

Gani Silaban

#Petani Kopi, Trainer, Guru, motivator” Almuni SMAN 1 Lintongnihuta-1994.

9 KOMENTAR

  1. hehehe, Makasih anggi, masih belajar buat blog biar enak bacanya. Sukses juga di Taiwan ya,,yang pasti aku akan menulis tentang Taiwan dan pasti nama Liska simamora nongol nanti.hehehe, Gadis cantik dari hutasoit berburu ilmu ke Chiai Taiwan, on mara judulna akke..

  2. Top buat Laeku Gani, NAGAsaribu yang dahulukala identik dengan Ular naga yang siap mematok, telah berobah menjadi naga yang slalu melindungi bahkan membantu kesulitan orang lain, harapan kami sebagai anak rantau Nagasaribu (Lbn Julu), tetaplah beraktivitas di Nagasaribu, DUNGO dengan memandang hamparan batuharang dan lembutnya embun pagi diiringi tiupan angin sepoi-sepoi, PASTI banyak tercipta inspirasi2 untuk menambah kreasi, gabe TUNGO (tubu ngolu2) yang bertujuan meningkatkan tarap hidup ni angka keluargatai, sehingga Sertifikat bermeterai dari pamarenta “Nagasaribu Peta Desa Kemiskinan” akan berubah menjadi “Nagasaribu Peta Desa Percontohan” di hamajuon Ilmu Pengetahuan Dan Terknologi. Melalui saluran berkat dari Pak Gani sebagai Pendidik, entrepereneur dan motivator dll, agasaribu bahkan bisa menjadi satu kota kecamatan baru (melalui doa dan campur tangan Tuhan), HARAPAN kami untuk generasi muda semoga banyak muncul GANI GANI yang baru, BERTUNAS, BERTUMBUH dan BERBUAH dan akhir share kami ini diakhiri dengan aroma semerbak harum wangian akan berembus ke seluruh penjuru dan para investor/ pemodal berdatangan bagaikan semut mengarah ke aroma manisnya Gula.Mauliate atas waktu dan tempat
    HUDONBOSI MON NAI MARNGIAK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here